Mengganti Template
uTorrent
Setup Mikrotik sebagai Gateway server
TORRENT??
Jika mau dibandingkan, mungkin ilustrasi yang bisa dipakai adalah seperti menjajarkan Google dengan Yahoo dan Altavista pada 10-an tahun yang lalu. Ketika itu belum terlalu banyak yang mengenal Google, tetapi semua orang yang sudah kenal meramalkan bahwa suatu hari nanti bisa dipastikan bahwa Google akan melampaui para seniornya tersebut. Dibawah cibiran sebagian besar pengguna Internet di dunia, Google berhasil membuktikan dirinya sebagai search engine nomer satu dikolong jagad saat ini. Begitu pula dengan Bittorrent. Perlahan tapi pasti, ia mulai menunjukkan eksistensinya di dunia para file sharer – komunitas pembagi file. Makin banyak saja orang yang mulai berpaling pada Bittorrent untuk mendistribusikan file ke seluruh dunia lewat jaringan Internet.
Keunggulannya sudah pasti pada kecepatan transfernya yang luar biasa. Meskipun semua tergantung pada berapa banyak pemilik file yang sedang mengkoneksikan komputernya, tetapi untuk file yang populer jangan kaget kalau Anda bisa mendownload file sebesar 5 Mb hanya dalam 1-2 menit saja (dengan koneksi warnet kebanyakan).


Tidak heran jika client Bittorrent amat populer dikalangan para ‘pembajak’ file multimedia seperti lagu dan film. Tidak sulit menemukan film-film bioskop terbaru ataupun album-album musik dalam berbagai format berkeliaran bebas di komunitas Bittorrent.
Tertarik? Silakan lanjutkan.
Mengambil sekaligus memberi
Pada awalnya, sekitar tahun 1983, internet dimulai dari koneksi beberapa komputer kalangan akademisi. Tujuannya adalah supaya mereka bisa saling berkomunikasi dan bertukar data walaupun masing-masing terpisah oleh jarak yang sangat jauh. Berbagi (sharing) mungkin merupakan kata kuncinya. Ide BitTorrent lahir dari keinginan sang penciptanya, Bram Cohen, untuk ‘memberikan cara pandang baru’ pada kata sharing.
Seperti yang kita tahu, lalu-lintas internet saat ini diseluruh dunia amatlah padat. Bayangkan jika anda memiliki suatu file atau produk yang diminati banyak orang, dan mereka berduyun-duyun mendownload dari site anda, apa yang akan terjadi? Angka 10-20 pendownload dalam satu saat mungkin masih bisa dibilang enteng, tetapi kalau 10-20 ribu pendownload? Tanpa dukungan sistem yang solid, sudah dapat dipastikan bahwa sistem anda akan crash.
Konsep dasar dibelakang semua sistem file sharing adalah give and take. Jika Anda ingin mengambil, Anda harus bersedia memberikan juga. Hal itu juga berlaku pada Bittorrent.
Cara baru distribusi file
Berangkat dari kenyataan bahwa membangun sistem yang kuat membutuhkan biaya yang tidak sedikit, yang notabene biasanya diluar jangkauan para pengembang kebanyakan, maka BitTorrent menggunakan konsep yang dapat mengatasi permasalahan ini.
Gambar berikut ini menjelaskan cara tradisional dalam mendownload. Makin banyak yang mengambil, makin besar bandwidth yang dibutuhkan, makin besar biaya yang harus dikeluarkan. Jangankan orang biasa, server sekualitas Yahoo! saja bisa crash ketika mendapat serangan para hacker yang menyamarkan dirinya menjadi pengguna yang datang dari seluruh dunia pada saat yang bersamaan.
Sementara BitTorrent menggunakan pendekatan yang agak lain dalam urusan sharing file. Ia memanfaatkan kapasitas upload dari para pendownload yang jarang digunakan. Pengguna yang mendownload file akan sekaligus menguploadnya untuk pengguna lain. Dengan begini beban yang harus ditangani oleh server utama menjadi jauh lebih ringan karena terbagi-bagi diantara para penggunanya juga. Illustrasi berikut menggambarkan sistem file sharing yang digunakan oleh BitTorrent.
BitTorrent Untuk Para Pengembang
Jika anda seorang pengembang dan ingin agar file yang anda distribusikan tersedia lewat sistem BitTorrent, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus anda ikuti:
- Dapatkan URL Tracker. Karena tanpa ini, para pendownload tidak bisa salang menemukan satu sama lain. Tracker ini harus berada pada jaringan yang baik. File ini termasuk dalam file *.torrent
- Bangun sebuah Web Server. Tidak perlu yang super canggih, yang penting anda harus mengasosiasikan ekstensi *.torrent dengan aplikasis mimetype /x-bittorrent. Mintalah bantuan dari administrator anda.
- Buatlah file Torrent. Caranya dengan mendownload dan menginstall completedir dari website BitTorrent.
- Letakkan file Torrent di website anda.
- Install BitTorrent di komputer anda.
- Mulailah mendownload file Torrent tersebut. Karena walaupun bagaimana, harus ada yang memulai bukan? Jika tidak, bagaimana orang lain akan mendownloadnya?
- Sebarluaskan link dari file Torrent anda.
BitTorrent untuk para pengguna
Sepertinya proses untuk para pengguna adalah jauh lebih sederhana. Anda hanya perlu mendownload program BitTorrent. Ukurannya sekitar 2.65MB.
Setelah itu install program tersebut ke komputer Anda. Sebuah jendela akan muncul dan memberi tahu jika program tersebut sudah diinstall.
Langkah kedua adalah mencari file *.torrent dari file yang ingin Anda download. Ambil dan simpan file *.torrent tersebut di komputer Anda. Misalnya anda ingin mendownload program yang bernama pusing.exe lewat BitTorrent, maka biasanya file Torrent nya akan berbentuk pusing.exe.torrent. File *.torrent ini hanya file kecil yang akan memberi tahu komputer anda dimana mendapatkan file yang anda maksudkan.
Jika tersedia, perhatikanlah informasi mengenai seeds dan DLs dari file yang Anda ingin download tersebut. Makin besar kombinasi kedua angka tersebut, makin tinggi kecepatan transfer yang bisa Anda dapatkan.
Setelah itu anda bisa mulai mendownload dengan mengklik file *.torrent yang sudah anda miliki. Jangan kaget melihat kecepatan transfer yang bisa Anda dapatkan, bahkan pada komputer rumahan dengan koneksi dial-up biasa.
BitTorrent akan memberitahukan anda ketika download tersebut selesai. Anda bisa menghentikan prosesnya, ataupun meneruskannya. Jika anda meneruskannya, artinya anda membiarkan komputer anda mengupload file tersebut untuk di download oleh pengguna lain.
Kelebihan dan kekurangannya
Dengan sistem BitTorrent, salah satu keuntungan yang bisa didapatkan adalah kecepatan transfer data. Karena secara logika, mengambil dari banyak sumber akan lebih cepat daripada mengambil dari satu sumber saja. Bukankah demikian?
Sayangnya, kenyataan tidak selalu seperti itu. Pada saat banyak orang yang mengambil suatu file yang sama, pendistribusian akan menjadi sangat cepat karena semua orang tersebut juga ikut mendistribusikannya. Ini juga berlaku bahkan untuk jaringan yang buruk. Tetapi sebaliknya, pada saat tidak ada orang yang mendownload, proses pengambilan file akan berbalik 180 derajat, apalagi jika tidak ada satu orangpun yang membiarkan file torrent-nya terbuka.
Jadi saat yang paling baik untuk mengambil file adalah ketika semua orang juga sedang mengambilnya. Jika anda ketinggalan, siap-siap gigit jari.
Kekurangan lainnya adalah tidak adanya kemampuan untuk melakukan pencarian. Jadi Anda harus bergantung pada search engine biasa untuk bisa mendapatkan file *.torrent.
Masa depan Bittorrent
Banyak yang menaruh harapan pada sistem ini, meskipun umurnya masih sangat muda dan baru mencapai versi 3. Salah satunya adalah karena ketersediaan Bittorrent client untuk semua sistem operasi mulai dari Ms Windows, Apple Mac, Linux, Unix, dan lain-lain.
Selain itu sifatnya yang open source memberikan kebebasan pada komunitas Internet untuk mengembangkannya sesuai kebutuhan. Sampai saat ini ada setidaknya empat versi pengembangan dari client yang asli. Salah satu yang paling populer adalah Bittorrent Experimental.
Dan kita semua boleh bertaruh bahwa ceritanya tidak akan berhenti sampai disini.
(Catatan: Materi tulisan ini diambil dari artikel yang ditulis pada Februari 2004, di-update seperlunya)
Torrent
File .torrent prinsipnya adalah sebuah file “container” yang berisi informasi tekstual yang diperlukan untuk men-download sebuah file. Informasi yang terkandung dalam sebuah file .torrent antara lain besar ukuran file, nama file, alamat track URL, komentar, dan lain-lain.
Beberapa istilah dalam Torrent
Seed/Seeder Adalah orang yang telah memiliki full copy dari sebuah file torrent. Kategori seeder ini adalah orang yang membuat torrent awal ataupun orang-orang yang telah selesai men-download sebuah file dan secara otomatis meng-upload-nya. Logikanya, makin banyak jumlah seeders, maka presentase keberhasilan download sebuah file makin besar.
Leecher Adalah orang yang baru saja men-download sebuah file torrent dan sama sekali tidak memiliki sebagian ataupun keseluruhan dari sebuah file. “Peer” juga masuk ke dalam kategori Leecher sebagai user yang sama sekali belum memiliki sebagian atau keseluruhan file.. Istilah “Peer” juga bisa diartikan sebagai “user” atau “client”.
A-hit-and-runner Adalah seorang leecher yang telah berhasil mendownload seluruh file dari sebuah file torrent, namun tidak meng-seed file tersebut sampai rasio mereka mencapai 1.0. Tentu saja ini adalah sebuah perilaku yang tidak menyenangkan. ‘A-hit-and-runner’ ini sering juga disebut atau sama saja dengan Leechers, yang dikategorikan seperti sebuah parasit. Walaupun istilah yang digunakan sama dengan seseorang yang baru saja akan men-download sebuah file, tapi untuk istilah ini, lebih berkonotasi negatif, dan merupakan perilaku yang buruk.
Swarm Secara sederhana bisa disebut sebagai “ekosistem”, keseluruhan peers atau user yang sedang terkoneksi men-download sebuah file.
Ratio Perbandingan antara jumlah upload dan download disebut: Rasio. Torrent adalah sebuah protokol berbagi, jadi tentu saja, berbagi menjadi suatu keharusan. Sistem rasio ini digunakan untuk memantau jumlah pengiriman dan penerimaan yang dilakukan.
Berapa jumlah Rasio yang baik? 1.0 atau lebih. Ini berarti kita telah meng-upload lebih dari yang kita download. Sikap seperti ini sangat penting bagi ‘komunitas berbagi’ ini. Walaupun seringkali kita sangat berat dan enggan untuk melakukan seed dari file yang telah kita download, namun usahakan hal tersebut dilakukan.
Mengapa proses download torrent lambat? Ada beberapa faktor mengapa proses download via torrent sangat lambat. 1. Cek bandwidth internet anda. Tentu saja jika bandwidth internet anda kecil, maka proses download menjadi lambat.
2. Peers/seeds yang tidak mencukupi. Seeds yang banyak jelas akan mempercepat proses download, namun faktor banyaknya jumlah leechers juga akan mempengaruhi kecepatan download. Mungkin kita telah memilih file yang telah banyak berhasil di download, namun jika terdapat banyak sekali Leechers, maka kecepatan download pun akan terbagi-bagi kepada tiap Leechers tersebut.
3. Cek Firewall. Jika firewall di komputer anda dalam keadaan aktif, maka hal tersebut akan membatasi jumlah peers yang dapat terkoneksi dengan komputer anda. Walaupun anda dapat terkoneksi ke luar, namun anda tidak akan bisa melakukan koneksi ke luar. Set port dari program torrent downloader anda, dan anda akan mendapatkan koneksi yang lancar.
4. Anda tidak cukup banyak meng-upload. Ingat, bittorrent adalah protokol berbagi. Jika anda tetap keras kepala untuk di berbagi (upload), maka user lain pun tidak akan mau berbagi dengan anda. Beberapa klien bahkan akan memberitahu anda bahwa rasio download yang anda lakukan telah seimbang dengan yang anda upload. Hal ini sepertinya tidak menjadi masalah jika berada dalam swarm yang kecil, namun biasanya akan menajadi masalah bila diapliaksikan ke swarm yang besar. Untuk amannya, usahakan untuk melakukan proses berbagi dengan cara meng-upload file yang telah berhasil anda download sesering mungkin.
Perangkat lunaknya itu ada lumayan banyak, diantaranya : 1. BitTorrent Ron Gross, Copyright Agent BitTorrent, Inc. 201 Mission St. Suite 900 San Francisco, California 94105 copyright@bittorrent.com 2. µTorrent adalah sebuah client BitTorrent untuk Microsoft Windows. Perangkat lunak freeware ini sangat kecil ukurannya (170 KiB untuk versi 1.6, Juli 2006). µTorrent diciptakan oleh Ludvig Strigeus, Giancarlo Martínez, Timothy Su, dan Serge Paquet. 3. BitSpirit Copyright @ 2003-2004 ByteLinker Inc. 4. BitTornado theshadow@degreez.net 5. BitCometCopyright © 2003-2007 BitComet
mikrotik router
Dah pernah dengar yang namanya mikrotik belum? kebanyakan dah pada make nih alat, namun buat yang masih newbie mungkin sedikit aneh apa seh itu mikrotik? ok gw akan sedikit jelaskan, mikrotik adalah sebuah produk dari sebuah perusahaan IT, yang memproduksi software untuk membuat router yang handal dan tangguh serta lengkap dengan filtur-filtur selayaknya router, juga memproduksi hardware seperti wireless radio dan ethernet card. Pada kesempatan kali ini w coba memberikan langkah-langkah install mikrotik router Os pada sebuah PC
- Booting komputer dengan first boot device CD-ROM
- Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan
- Ketik “ i “ setelah selesai memilih software, lalu akan menu pilihan seperti ini :
Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak perlu membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan membuat partisi sendiri
- Setelah proses installasi selesai maka kita akan di minta untuk merestart system, tekan enter untuk merestart system
- Setelah computer booting kembali ke system mikrotik, akan ada pilihan untuk melakukan check system disk, tekan “ y “
- Setelah itu akan muncul menu login:
- user=admin
- password=(kosong enter saja)
- Untuk software license tekan “ y “ . Lalu enter beberapa kali sampai muncul prompt untuk command line
Selesai sudah cara install Mikrotik Router Os pada PC anda setelah itu anda tingal konfigurasi systemnya agar menjadi router yang tangguh dan handal












